ku relakan apa yang tak seharuskan ku relakan
Dari sekian
lama waktu bersama mu ku merasa bahagia bahkan lupa dalam kenangan? Ia kenangan
dalam burukku yang terus membayangiku sejak dengan mu hadir disini semua sirna
bayangan itu. Dahulu itu pertama kali saling sapa dan akrab di benak ini tidak
ada satu pun yang membuat berubah ya? Bisa dibilang biasa saja, tapi kini sudah
berubah semua berubah kau membuatku nyaman dengan ocehanmu canda tawamu dan
semuanya membuatku sangat- sangat luluh di hadapan mu. Tak semudah itu semuanya
butuh proses tentang arti kita dalam mimpi yang sempurna ini layaknya mimpi
indah yang hanya bisa dirsakan dalam imajinasi setelah bangun semuanya telah
tiada diriku mulai merasa dalam kesunyian sadarkah aku yang berjalan terlebih
dahulu kini tinggal dalam kehampaan terdiam terpana terbata dalam satu
keraguan. ini tak semudah seperti ini setiap malam kumenagis sendiri dia yang
ku cinta telah pergi semua ini terjadi dan ku tak sanggup menahan kenyataan hati ini
mengapa semua terjadi sesingkat ini aku tak sanggup menangis perih seperti ini
lupakanlah dariku , pernah di hari itu aku acuhkan kan mu semenjak sikapmu
mulai berubah tapi semua itu gagal aku tidak bisa membiarkan mu pergi meskipun
kau bukan segalaku karena wajah mu selalu di lumuri senyum manis mudah terbaca
dari garis garis pipi mu waktu telah menggilas semuanya dia tinggal punya cinta.
pengorbangan ku sia sia perjuanganku yang mengasihi bahkan tangan dan kaki rela
ku serahkan dan darah keringat ku rela cucurkan bukan hanya untuk ukir namamu
di benak ku tapi aku ikhlas demi langit bumi bersumpah membertatahankan setiap
jengkal cintaku padamu. Tapi dimatamu masih tersimpan selakasana peristiwa
benturan hempasan terpahat yang membuatmu tidak sadar bahwa aku yang terlebih
dahulu berjalan. Waktu masih tersisa tinggal menunggu perhitungan hari saja kau
menghancurkan segalanya dari ku aku berharap semoga pilihanmu itu yang terbaik
buat dirimu bila masih mungkin kita diberi kesempatan untuk mengungakap kan
hati ini aku tidak bisa melangkah lagi meskipun Aku melihatmu begitu sempurna
dan aku mencintaimu ketika aku melihat kekuranganmu dan aku semakin cinta. Dari
sekian kata yang terberai rindu setia terkait di bahumu kamu yang betahta di
sengsana rinduku aku sadar kita tidak bisa memilih cinta kepada siapa, tapi kita bisa memilih benar atau tidaknya
perasaan ini aku tidak menyalahkan mu karena telah mengisi ruang ingatan ku
pernah disuatu senja kita bertukar cerita tentang apa yang ada berbagi kisah
bercanda dalam waktu kutemani dalam segelak tawa bertukar cangkir menghangatkan
kata diantara kita saat malam masih belum beranjak sepenuhnya ku temani
langkahmu berjalan semangati kaki dirimu ketika mulut ini mulai rapuh aku
teringat lagi perjalan yang menemukan kita mempererat dalam waktu mendekatkan
dalam rindu berawal dari sekedar ucapan hingga akhirnya menemukan kenyamanaan
senyumu selalu mengembang dari pipi saat langkah menemui tujuan terimakasih
telah mengantarkan titik ini kepadaku dengan segenap cinta aku bertanya dalam rindu ini masih
milikmu dan aku menunggumu dan Pada
akhirnya kata rindu yang sudah kutulis ini belum ku kirim setelah aku sadar
bahwa kita sedang sama-sama belajar untuk saling menjauh dan ketika esok kita
tak bersama setidaknya aku tahu kita pernah mempunyai sesuatu yang berarti
untuk di genggam yaitu kenangan